Selasa, 26 Februari 2013

Bahagia untuk ikhlas

Diposting oleh OCS di 17.30


Selamat sore, pangeran!
Apa yang sedang jemarimu lakukan?
Aku yakin kamu sedang menggenggam ponsel. Benar tidak?
Ada hal unik yang terjadi tadi pagi.
Hari ini, Try Out kedua, tepatnya pelajaran Matematika.
Aku datang ke sekolah lebih awal. Bukan, bukan perihal satpam yang ingin aku ceritakan.
Aku melihat ke arah ruang piket. Ada setumpukan kertas yang menempel di dinding.
Tertulis: Ujian Nasional tinggal 47 hari lagi.
Dengan angka yang sangat besar; seakan kita bisa membacanya walau sambil tertidur.
Waktu memang cepat berlalu.
Mungkin sekarang, sang waktu sedang istirahat dan minum sekaleng air isotonik karena saking lelahnya berlari.

47 hari kedepan, akan ada Ujian Nasional, lalu pengumuman kelulusan, perpisahan sekolah dan beberapa tes perguruan tinggi.
Kudengar kau juga berniat melanjutkan kuliah. Entah dimana. Nyaliku tak cukup kuat untuk melontarkan pertanyaan secetek ini.

Apa kau berniat melanjutkan studi ke luar kota? Tempat yang jauh. Jauh sekali. Sampai hembusan rinduku saja tak mampu untuk menyentuhmu. Aku takut.
Bukan takut tentang mitos hubungan jarak jauh. Bukan.
Apakah obrolan kita yang baru terjadi sekali bisa kusebut hubungan? Voldemort yang sedang jatuh cintapun, pasti menjawab tidak.

Tetaplah disana. Kebahagiaan memang tidak munafik. Tetapi kebahagiaan mengajarkanku untuk menerima kepahitan; dengan ikhlas.

Jadi, sudah berapa waktu yang kusia-siakan?

2 komentar:

Agen Judi Online mengatakan...

tinggal pribadi masing masing y,,
bagaimana memanfaatkan waktu yang ada untuk hal yang bermakna,,

OCS mengatakan...

Iya iya..

Posting Komentar

 

OCS Template by Ipietoon Blogger Template | Design by Octoviana Carolina Sitorus